"Negara Hadir untuk Rakyat" Danrem 082/CPYJ Awali Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Mojokerto dan Zoom Bersama Pangdam V/Brw

    "Negara Hadir untuk Rakyat" Danrem 082/CPYJ Awali Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Mojokerto dan Zoom Bersama Pangdam V/Brw

    Mojokerto, – Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali nyata di Bumi Majapahit. Komandan Korem 082/CPYJ, Kolonel Inf Batara, S.Hub.Int., M.Hub.Int., secara resmi mengawali pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Senin (30/3/2026).

    Kegiatan yang mengusung tema "Negara Hadir untuk Rakyat" ini dilaksanakan secara serentak di jajaran Kodam V/Brawijaya, di mana terhubung langsung melalui fasilitas video conference (Zoom) bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudi Saladin MA.

    Kegiatan Ground Breaking Pembangunan Jembatan Perintis Garuda dibuka oleh Pangdam V/Brawijaya dengan ditandai peletakan batu pertama, dilanjutkan dengan Pemotongan tumpeng 
    kemudian di ikuti oleh seluruh jajaran termasuk di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto oleh Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara, S.Hub.Int., M.Hub.Int., .

    Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini bukan sekadar proyek infrastruktur fisik, melainkan simbol kehadiran TNI AD di tengah masyarakat yang membutuhkan akses mobilitas. Selama ini, warga di lokasi tersebut harus menempuh jarak jauh untuk akses menuju perkebunan dan sawah.

    Dalam sambutan Pangdam V/Brawijaya melalui sambungan virtual, menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat. "TNI harus menjadi solusi di tengah kesulitan rakyat. Jembatan ini adalah urat nadi ekonomi dan pendidikan. Saya apresiasi gerak cepat jajaran dalam menginisiasi pembangunan ini, " ujar Pangdam.

    Sementara itu, Danrem 082/CPYJ saat tanya jawab bersama Pangdam V/Brawijaya melalui video conference menyatakan bahwa jembatan ini sangat menolong masyarakat karena jumlah masyarakat 200 KK namun terputus karena tidak ada jembatan yang menghubungkan dua desa yaitu desa Bulu dan desa Sugiwaras.

    Danrem juga mengenang kembali sejarah di lokasi tersebut. Pada tahun 1989, TNI AD melalui program AMD (ABRI Masuk Desa) sebenarnya pernah membangun jembatan. Namun, karena konstruksinya terbuat dari bambu, maka jembatan tersebut hanya bertahan tujuh tahun sebelum akhirnya hanyut diterjang luapan arus sungai akibat cuaca ekstrem pada tahun 1995.

    Selama ini, warga harus memutar jalan hingga 30 menit hanya untuk mencapai kebun dan sawah mereka di seberang sungai. Dengan hadirnya jembatan gantung ini, mobilitas warga kini jauh lebih efisien. “Masyarakat sangat berterima kasih kepada TNI AD atas bantuan nyata ini karena bisa tertolong, " ungkap Danrem.

    Kehadiran jembatan Perintis Garuda ini disambut antusias oleh warga setempat yang telah lama mendambakan akses jalan yang lebih layak.

    Melalui program ini, Korem 082/CPYJ membuktikan bahwa fungsi teritorial tidak hanya terbatas pada keamanan, tetapi juga pada akselerasi pembangunan di wilayah pelosok. Kolonel Inf Batara berharap pembangunan ini dapat selesai tepat waktu dengan kualitas yang kokoh sehingga manfaatnya dapat dirasakan hingga lintas generasi.

    Turut hadir dalam acara tersebut Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swandjoyo, S. Hub. Int, . Kasiter Korem 082/CPYJ Letkol Inf Safe'i, Pasi Bhakti TNI Sterem 082/CPYJ 4. Mayor Inf Bambang Rianto, Kapenrem 082/CPYJ Mayor Inf Arif Efendi, Wadan Denzibang Mojokerto  Mayor Czi Gatot Palwoedi, Pabung Kodim 0815/Mojokerto Mayor Inf Muhlison Efendi, Danden Komlekhub Mojokerto Mayor Cke Sudarno, Kabaglog Polres Mojokerto Kompol Saadun, Wakil Ketua I DPRD Kab. Mojokerto Bapak H Koirul Anam, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Mojokerto Bapak Nuryadi, SH, MM, Kepala Desa Mojosarirejo beserta perangkat desa
    dan warga masyarakat. (Pen)

    mojokerto
    Basory Wijaya

    Basory Wijaya

    Artikel Sebelumnya

    Tanamkan Jiwa Bela Negara Generasi Muda,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    "Negara Hadir untuk Rakyat" Danrem 082/CPYJ Awali Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Mojokerto dan Zoom Bersama Pangdam V/Brw
    Nanik Sudaryati Deyang: SPPG 'Mark Up' Harga Makanan Dikenakan Sanksi Berat!
    Berantas Pungli Bantuan Bencana, BNPB Gandeng Aparat Penegak Hukum
    Kemenpar Gandeng ANA Perluas Konektivitas Udara dari Jepang ke Destinasi Indonesia
    Fase Krusial Koperasi Merah Putih: Siap Operasional, Target 10 Ribu Rampung Agustus-September

    Ikuti Kami